PWM Jambi

Gerakan Islam, Dakwah Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Estafet Amanah di Pagi yang Berbeda

By Admin on Jan 28, 2026

Estafet Amanah di Pagi yang Berbeda

(Serah Terima Kepemimpinan IPM SMP Ahmad Dahlan Kota Jambi)

Oleh: Agus setiyono*)

Rabu pagi, 28 Januari 2026, udara di SMP Ahmad Dahlan Kota Jambi terasa berbeda. Bukan karena cuaca yang lebih cerah dari biasanya, melainkan oleh getaran makna yang memenuhi lapangan sekolah. Pagi itu, sekolah tidak sekadar menjadi ruang belajar, tetapi berubah menjadi panggung sejarah kecil: serah terima jabatan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

Lapangan sekolah yang biasanya dipenuhi barisan olahraga dan canda remaja, kini tertata rapi. Seluruh siswa berkumpul, menyaksikan pergantian estafet kepemimpinan IPM dari periode 2024–2025 kepada periode 2026–2027. Sebuah prosesi yang sederhana secara bentuk, namun kaya secara nilai.

IPMawan Alip Juliansyah putra, ketua IPM periode 2024–2025, menyerahkan amanah kepada IPMawati Riska Aulia Ananda, yang akan memimpin IPM pada periode 2026–2027. Serah terima ini bukan sekadar pergantian nama dalam struktur organisasi, melainkan simbol kesinambungan nilai, tanggung jawab, dan harapan.

Kehadiran seluruh siswa SMP Ahmad Dahlan Kota Jambi menjadikan acara ini semakin semarak sekaligus edukatif. Mereka tidak hanya menjadi saksi, tetapi juga pembelajar langsung tentang arti kepemimpinan, amanah, dan regenerasi. Dalam perspektif pendidikan, momen seperti ini adalah laboratorium karakter—tempat nilai-nilai dipraktikkan, bukan sekadar diajarkan.

Kepala Sekolah SMP Ahmad Dahlan Kota Jambi,Ustadz Ardiansyah, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pesan yang bernas dan reflektif. Ia menekankan bahwa kepemimpinan sejati bukanlah tentang kekuasaan, melainkan keteladanan. Menjadi pemimpin, menurutnya, harus meneladani sifat Rasulullah SAW: ṣidq (jujur), tablīgh (komunikatif), amānah (bertanggung jawab), dan faṭānah (cerdas).

Pesan ini bukan hanya nasihat normatif, tetapi fondasi etis yang relevan bagi pelajar. Dalam kajian kepemimpinan modern, nilai-nilai tersebut sejalan dengan konsep transformational leadership, di mana pemimpin tidak hanya mengatur, tetapi menginspirasi dan membangun integritas kolektif.

Turut hadir Ketua PD IPM Kota Jambi, IPMawan Andre A Clenanda, yang menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian mereka. Ia juga mengucapkan selamat kepada kepengurusan baru, seraya mengingatkan bahwa amanah organisasi adalah ruang belajar sekaligus ladang pengabdian.

Baginya, IPM bukan sekadar organisasi pelajar, tetapi kawah candradimuka yang melatih keberanian mengambil keputusan, kepekaan sosial, serta tanggung jawab moral sejak dini.

Acara ditutup dengan penuh semangat dan kebersamaan. Foto bersama menjadi penanda kenangan, sementara lantunan Mars IPM dan yel-yel “IPM Jaya, Jaya, Jaya!” menggema di lapangan sekolah. Suara-suara itu bukan sekadar nyanyian, melainkan afirmasi optimisme generasi muda.

Pagi itu, SMP Ahmad Dahlan Kota Jambi tidak hanya menyaksikan pergantian kepemimpinan. Ia merayakan proses pendidikan yang hidup—di mana nilai, ilmu, dan karakter berjalan beriringan. Sebab sejatinya, masa depan tidak dibentuk oleh siapa yang paling keras bersuara, tetapi oleh siapa yang paling siap memikul amanah.

← Back to Posts